Pemerintah Jepang Mewajibkan Turis Asing Sertakan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Pemerintah Jepang Mewajibkan Turis Asing Sertakan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Pemerintah Jepang tetap mewajibkan para pelancong (turis) untuk menyertakan sertifikat vaksinasi Covid-19 jika hendak memasuki Jepang.

“Sertifikat vaksinasi tetap dibutuhkan. Nantinya saat masuk akan dibutuhkan diperlihatkan kepada petugas bukti kalau turis tersebut memang telah divaksinasi,” papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (28/5/2022).

Selain itu, walaupun turis termasuk kelompok status biru–misalnya Indonesia–bukan berarti sama perlakuannya saat memasuki Jepang.

“Yang terpenting adalah 14 hari sebelum memasuki Jepang yang bersangkutan ada di mana? Kalau dia berada di negara yang termasuk grup Merah, maka akan diberlakukan sebagai grup merah meskipun dia membawa paspor Indonesia,” tambahnya.

Indonesia sudah masuk ke dalam grup biru yang tinggal memperlihatkan sertifikat vaksinasi tersebut.

Namun apabila WNI tersebut 14 hari sebelum tiba di Jepang, berada di negara grup merah misalnya di Albania, Fiji, Pakistan, Sierra Leone, maka akan diberlakukan sebagai grup merah.

Seperti diketahui Albania, Fiji, Pakistan, Sierra Leone termasuk grup Merah oleh Jepang.

Sedangkan Indonesia bersama negara lain sudah termasuk grup biru yang dengan mudah bisa memasuki Jepang.

“Jangan lupa vaksinasi kalau bisa menggunakan Pfizer, Moderna atau AstraZeneca saat memasuki Jepang,” lanjutnya.

Share This Article