Presiden Halimah puji usaha masjid bantu golongan gelandangan, Berita Setempat

Presiden Halimah puji usaha masjid bantu golongan gelandangan, Berita Setempat

MASJID merupakan lembaga kunci di masyarakat dan berperan penting dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai masyarakat melalui berbagai program yang diberikan, kata Presiden Halimah Yacob.

Dalam kunjungannya ke Masjid Assyakirin kemarin, Presiden Halimah mengatakan masjid yang terletak di Taman Jurong ini merupakan salah satu contoh masjid yang memiliki beberapa program untuk masyarakat kurang mampu.

Program yang diberikan antara lain program safe bed, Tempat Tidur Nyenyak (S3P), pantry masyarakat serta pemberian layanan penunjang bagi penderita demensia.

Menurut Puan Halimah, inisiatif yang diusung merupakan bagian dari respon masjid terhadap tantangan dan persoalan negara.

“Program-program ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat majemuk dan umat Islam saat ini yang merupakan dampak dari pandemi yang kita alami.

“Misalnya karena pandemi ini juga, kita pernah melihat dan membaca berita tentang orang-orang yang membutuhkan tempat berteduh di malam hari karena mereka tunawisma dan lain sebagainya.

“Jadi ini upaya mereka membawa masyarakat ke masjid untuk membantu dan memenuhi kebutuhan mereka akibat pandemi,” katanya kepada wartawan usai kunjungannya.

Masjid Assyakirin adalah salah satu dari empat masjid lokal yang menyediakan program S3P untuk para tunawisma.

Tiga masjid lainnya adalah Masjid Kassim, Masjid Ansar dan Masjid Hang Jebat.

Puan Halimah juga diberi pengarahan dan meninjau inisiatif lain yang diberikan oleh Masjid Assyakirin seperti Pantry Komunitas – program bantuan makanan untuk yang membutuhkan yang terkena dampak pandemi.

Pantry buka dua kali seminggu pada hari Senin dan Kamis, dari jam 10 pagi sampai siang dan jam 2 siang sampai jam 4 sore.

Orang dapat mengambil sembako setiap dua minggu, hingga lima item sekaligus untuk mereka yang tidak mendapatkan bantuan zakat, dan hingga delapan item untuk penerima zakat.

Sebanyak 3.000 penerima bantuan telah memanfaatkan inisiatif ini dan masjid telah mendistribusikan lebih dari $ 20.000 dalam bentuk makanan dan kebutuhan dapur sejak diperkenalkan pada 2019.

Sebagai salah satu pusat Dementia Friendly Community (DFC), masjid ini juga menjadi tempat persinggahan, memungkinkan masyarakat di kawasan Jurong Park untuk mengirim pasien demensia yang ditemukan ‘hilang’ di tempat umum.

Menurut Puan Halimah, melalui program ini, Masjid Assyakirin telah membantu menjawab tantangan penuaan di tanah air yang akan semakin signifikan.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dan kerjasama dengan pemangku kepentingan dan mitra lainnya juga berperan penting dalam menyukseskan program-program tersebut.

“Kalau dilihat dari program-program ini sangat tepat dan ini sangat penting, tidak hanya untuk masjid tapi juga lembaga keagamaan lainnya.

“Relevan dengan kebutuhan masyarakat, persoalan-persoalan yang menjadi tantangan dewasa ini harus diberikan respon dan solusi yang tepat.

“Jadi saya merasa sangat senang karena Masjid Assyakirin telah maju untuk melakukan ini,” katanya.

Laporan lanjutan: 4 bulan gelandangan di basement blok, dibebaskan dari mesjid sebagai tempat berteduh






Share This Article