Kerjasama pelbagai pihak penting agar program bantu pelajar berkesan: Maliki, Berita Setempat

Kerjasama pelbagai pihak penting agar program bantu pelajar berkesan: Maliki, Berita Setempat

KERJASAMA yang kuat antara pemerintah, sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya penting dalam memastikan bahwa program tingkat nasional seperti Memberikan Dukungan kepada Siswa dan Keluarga Inspiratif (Uplift) dapat meninggalkan dampak yang lebih dalam, kata Menteri Kedua (Pendidikan dan Luar Negeri), Dr Mohamad Maliki Osman.

Efektifitas prakarsa dalam membantu siswa dari keluarga kurang mampu mewujudkan potensinya membutuhkan kesepakatan semua pihak, ujarnya dalam keterangan melalui video usai sesi diskusi dengan mitra kunci Uplift yang digelar secara virtual kemarin.

Menurut Dr Maliki, Uplift telah bekerja dengan lebih dari 50 mitra yang mencakup lembaga pemerintah, badan swadaya, lembaga layanan sosial, kelompok perusahaan, dan sukarelawan sejauh ini, dan mereka memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.

“Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada siswa yang menghadapi tantangan sosial ekonomi dan memastikan mereka menjalani perjalanan pendidikan yang lebih baik.

“Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa Uplift dapat memberikan dampak positif, kerjasama yang kuat antara pemerintah, sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting.

“Dengan bekerja sama, kita akan lebih efektif dalam memberikan dukungan kepada siswa dari keluarga yang membutuhkan sehingga potensi mereka yang sebenarnya dapat tercapai.”

Menurut Dr Maliki, mitra masyarakat telah memainkan peran yang berarti dalam menjangkau keluarga-keluarga ini dan memberikan dukungan emosional dan bantuan yang diperlukan untuk memastikan anak-anak mereka datang ke sekolah.

Menyinggung peran badan swadaya seperti Yaysan Mendaki dalam berkontribusi pada inisiatif seperti Uplift, Chief Executive Officer (CEO) Mendaki, Ms Zuraidah Abdullah, mengatakan akan terus bekerja dengan Kementerian Pendidikan (MOE), Kementerian Pendidikan Pengembangan Sosial dan Keluarga (MSF) dan layanan sosial lembaga untuk menjangkau siswa yang membutuhkan dan memberikan dukungan.

Di antara program Mendaki yang dapat dimanfaatkan oleh siswa yang diidentifikasi di bawah inisiatif Uplift adalah Mendaki Tuition Scheme (MTS) dan Homework Cafe, yang bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk melakukan pekerjaan sekolah dengan bimbingan tutor.

Ms Zuraidah, yang menghadiri sesi diskusi virtual kemarin, mengatakan: “Sesi diskusi seperti ini memberikan kesempatan bagi berbagai lembaga untuk mempelajari dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan layanan dan program dalam upaya mendukung siswa.”

Program Uplift, yang diperkenalkan pada tahun 2018, bertujuan untuk memperkuat dukungan bagi siswa yang kurang mampu.

Program Peningkatan Sumber Daya Sekolah Uplift melibatkan tambahan 24 sekolah dasar dan menengah tahun ini dan diharapkan dapat mendukung lebih dari 13.000 siswa dari 100 sekolah di tahun-tahun mendatang.






Share This Article