Amtas: Had umur 18-50 tahun bagi jemaah umrah ditetapkan bagi visa umrah sahaja, jemaah S’pura masih boleh gunakan visa ziarah, Berita Setempat

Amtas: Had umur 18-50 tahun bagi jemaah umrah ditetapkan bagi visa umrah sahaja, jemaah S’pura masih boleh gunakan visa ziarah, Berita Setempat

ASOSIASI The Islamic Travel Agency of Singapore (Amtas) menyatakan bahwa batasan usia antara 18 hingga 50 tahun ditetapkan bagi jemaah umrah asing yang melakukan umrah di Arab Saudi hanya bagi mereka yang menggunakan visa umrah.

Jemaah haji Singapura masih dapat memiliki opsi untuk menggunakan visa haji, atau Visa Turis Arab Saudi yang tidak terpengaruh oleh aturan tersebut.

Demikian disampaikan Presiden Amtas, Ustaz Tengku Mohamad Fouzy Tengku Mahid, Jumat, saat menjawab pertanyaan dari Berita Harian, Senin (22 November) menyusul laporan batas usia yang diterbitkan surat kabar Gulf News belum lama ini.

Laporan tersebut, mengutip pernyataan dari Kementerian Umrah dan Haji Arab Saudi, menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi telah menetapkan izin umrah untuk jemaah asing dibatasi hanya untuk mereka yang berusia antara 18 dan 50 tahun.

Ustaz TM Fouzy menambahkan, jemaah haji Singapura tidak perlu khawatir dengan aturan tersebut karena Singapura merupakan salah satu negara yang menawarkan opsi untuk menunaikan umrah melalui visa haji.

Hal ini selain untuk kebutuhan setiap jemaah haji asing yang juga diwajibkan untuk mengambil suntikan lengkap vaksin Covid-19 yang diakui oleh Arab Saudi.

Ustaz Fouzy mengatakan aturan batasan usia hanya untuk jemaah yang akan melakukan umrah melalui visa umrah.

“Untuk negara yang menggunakan visa umrah, tunduk pada apa yang telah diputuskan dalam laporan.

“Namun, dalam hal visa turis atau ziarah di mana jumlah negara (yang diizinkan untuk memesan visa) sangat terbatas, termasuk Singapura, visa ini tidak memiliki batasan usia kecuali jika sudah divaksinasi lengkap yang diakui (oleh Saudi). Pemerintah Arab), serta memenuhi syarat-syarat lainnya untuk memperoleh visa di bawah pengelolaan instansi masing-masing,” kata Ustaz TM Fouzy.

Ustaz Fouzy mengatakan jemaah haji Singapura tidak perlu khawatir dengan hal ini karena Singapura merupakan salah satu negara yang diperbolehkan menggunakan visa haji.

“Jadi dengan itu, Insya Allah warga Singapura bisa umrah tanpa batasan usia dengan visa selama memenuhi syarat vaksinasi,” imbuhnya.

Managing Director Jalaluddin Travel & Services, Ustaz Jalaluddin Hassan mengatakan, pemberangkatan umrah bagi jemaah umrahnya masih berjalan lancar.

Shahidah Travel & Tours, Hamidah Travel & Tours dan Sha Travel & Tours menyatakan belum menerima pernyataan resmi dari Arab Saudi.

Surat kabar itu sebelumnya telah melaporkan bahwa antara perbedaan antara visa umrah dan visa haji adalah, jemaah yang memegang visa umrah dijamin setidaknya satu slot untuk melakukan umrah di Masjidil Haram di Mekah dan slot untuk ziarah Nabi dan ziarah ke Raudah di tempat Nabi Masjid di Madinah.

Mereka yang memegang visa haji, perlu memesan izin untuk melakukan ritual sendiri melalui aplikasi kesehatan yang disediakan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Peziarah selain memenuhi persyaratan visa juga perlu menyerahkan sertifikat vaksinasi resmi bersertifikat untuk mendapatkan visa masuk elektronik melalui aplikasi kesehatan Eatmarna yang digunakan untuk memesan slot ibadah dan aplikasi Tawakkalna untuk menunjukkan bukti vaksinasi sebelum diizinkan memasuki tempat-tempat tertentu.

Pemerintah Arab Saudi, sejak Agustus lalu telah membuka perbatasannya bagi orang asing yang telah divaksinasi lengkap untuk melaksanakan umrah di kota suci Madinah dan Makkah.

Beberapa pembatasan juga dilonggarkan, termasuk mengizinkan jemaah shalat berjamaah tanpa jarak aman, tetapi mereka tetap harus mengenakan masker di dalam masjid.






Share This Article