Walau terlantar di katil, Riz tetap ada semangat, Berita Setempat

Walau terlantar di katil, Riz tetap ada semangat, Berita Setempat

DIA terbaring di tempat tidur, tidak dapat bergerak dengan segala keperluannya dan harus dibantu oleh orang lain.

Namun, ketidakmampuan tersebut tidak menjadi kendala bagi eks penyiar dan tokoh masyarakat setempat, Riz Sunawan, untuk terus mengabdi.

Riz, atau bernama asli Asri Sunawan, 42 tahun, yang mengidap penyakit motor neuron (MND) atau yang lebih dikenal dengan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), telah mendirikan Singapore MND Association.

Menceritakan terbentuknya paguyuban – yang sudah terbentuk di hampir 50 negara – Riz mengatakan itu adalah hasil kerja keras pasien MND lainnya, relawan dan pekerja sosial dari Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH).

“Jadi kami berharap paguyuban ini menjadi rujukan bagi pasien serta anggota keluarganya,” ujarnya yang tampil dalam acara Live Berita Harian jelang Hari Raya Aidilfitri.

Temukan Bisnis Berbasis Rumah Melayu

Dalam tayangan yang diposting di Facebook dan YouTube Singapore Daily News tadi malam, Riz juga memberikan update tentang kondisinya.

Dia baru saja menjalani operasi trakeostomi untuk membantunya bernapas.

Tidak ada obat untuk MND. Di sisi lain, penyakit saraf sangat traumatis sehingga setiap sendi tubuh perlahan berhenti berfungsi.

“Ada banyak perbedaan dan perubahan dalam diri saya. Saya juga harus menyesuaikan diri dengan trakeostomi di mana saya mengandalkan alat bantu pernapasan untuk bernapas setelah operasi ini.

Sehingga banyak beradaptasi dan terus mengisi ruang dengan berbagai aktivitas, ”ujarnya.

Ia berkesempatan untuk menyampaikan salam dan menyampaikan apresiasinya kepada para pembaca dan pemirsa BH.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua, terutama para pembaca dan pemirsa Daily News yang telah begitu banyak mendukung saya. Tanpa dukungan dan doa-doanya, mustahil saya bisa bertahan hingga hari ini.

“Banyak terima kasih dan harapan saya agar kita semua bertekun dan menguatkan semangat kita di masa-masa sulit ini. Jangan lupa membantu mereka yang membutuhkan,” tandasnya.

Wawancara dengan Riz dan Live show dalam rangka Hari Raya masih bisa disaksikan di Facebook dan YouTube Berita Harian Singapura.

Scan QR code untuk menonton lebih banyak FB Live Hari Raya (dengan) Selamat!






Share This Article